Wednesday, December 17

Dana Swadaya Kesehatan Mandiri

Menjaga selalu kondisi kesehatan di jaman susah seperti ini sangat perlu. tagline salah industri asuransi yang berbunyi "your live can be unstable!" nampaknya perlu dipertimbangkan. Apalagi kondisi cuaca yang tidak menentu menyumbang banyak terhadap menurunnya kualitas kesehatan.


Bicara mengenai menjaga kesehatan, Asuransi Kesehatan adalah salah satu pilihan bijaksana yang bisa diandalkan untuk mengalihkan resiko. Jika dalam menjalankan tugas kantor, tiba-tiba kita menderita sakit di rumah sakit, Asuransi kesehatan sangat menolong.

Untuk masalah "besar" asuransi dapat menolong. bagaimana seandainya sakit kita, tergolong sakit "ringan" yang tidak membutuhkan perawatan di Rumah Sakit. Seperti misal, masuk angin, pegel-pegel. Tidak mungkin kan kita klaim ke Asuransi. padahal mungkin sakit tersebut termasuk salah satu yang bisa mengurangi produktivitas dalam bekerja.

Nah, tampaknya hal ini telah disadari betul oleh pengagas ide Dana Swadaya Kesehatan Mandiri (DSKM) di SATUNAMA. Idenya adalah ada dana kesehatan sebesar Rp. 500.000/ tahun, yang bisa digunakan untuk melakukan perawatan kesehatan ringan. seperti pijet,beli obat masuk angin dan lain-lain.

Berikut ini ada pengumuman dari Bagian Keuangan SATUNAMA mengenai dana Kesehatan, agar tidak terlambat mengajukan klaim sebaiknya informasi ini di baca baik-baik :

Teman-teman SATUNAMA,

Agar tidak terjadi banyak salah paham, kami ingin menyampaikan tentang batas akhir klaim DSKM ke kasir SATUNAMA hanya sampai tanggal 22 Desember 2008.
Karena ini akhir tahun dan hari terakhir kami bank adalah tanggal 23 Desember 2008. Dengan demikian klaim DSKM setelah tanggal 22 Desember 2008 tidak bisa kami tukar karena pembukuan akan kami tutup per tanggal 23 Desember 2008. Kami akan membuka kembali klaim tahun 2009 dengan nota DSKM juga per Januari 2009.

Semoga informasi ini bisa membantu, dan apabila ada hal yang kurang jelas bisa ditanyakan ke bagian keuangan.


Salam,


M.G. Setyowati
Kadiv. FIAD

Tuesday, December 16

Bulletin WarTA mobile Library

Kabar gembira, informasi dari Tim MOBLIB yang menerbitkanbuletin sederhana. Buletin ini berisi tentang kegiatan Moblile Library (MOBLIB). Bagi ingin mengintip kegiatan di MOBLIB silahkan buka di sini Tim Moblib membuka masukan, saran dan kritikan dari temen2, semoga TALI bisa diproduksi secara kontinyu

Salam ceria,
Andri, Metana, Kris, Ari, Stephanus





Berikut adalah beberapa tanggapan atas Munculnya bulletin Tali.
==

Mbak Andri dan teman-teman Moblib, Mengucapkan selamat atas warTA mobile LIbrary (TALI) yang kembali terbit. Saya berharap, semoga bisa bertahan dan terkelola dengan baik. Usul saja, ada baiknya, dibuat versi elektroniknya (webblog misalnya) sehingga bisa dibaca oleh kalangan yang lebih luas.Saya melihat ada beberapa teman moblib yang mempunyai kemampuan yang sangat memadai untuk mengelola TALI, seperti Kris dengan kemampuan membuat desain, Metta yang akrab dengan blog, Step dengan kemampuan editorial dan Ari dengan percobaan-ilmiahnya. Dengan sumberdaya yang sudah ada,kiranya tidak berlebihan mengharapkan, cerita menarik/ sukses beritai daerah dampingan bisa bergaung di luar.

Selamat berkarya.

Edy

==
Teman-teman moblib.. selamat atas terbitnya TALI yang sudah cukup lama " tertidur ".. ( siingatku dulu baru terbit 3 edisi ...semoga TALI akan dapat menjadi " tali pengikat " antara moblib dan anak-anak dampingan dan juga sebagai media belajar dan komunikasi yang bermanfaat bagi banyak pihak... boleh ndak ya kalau suatu saat aku kirim artikel ke TALI... ?

salam,

tatiks
==
Dear Andri Cs.

Selamat atas kembalinya TALI, semoga bisa menjadi TALI kasih SATUNAMA dengan anak-anak dampingan Moblib. Sukses dan maju terus.

Salam,

Setyo

==



KAOS SATUNAMA -SIAPA MAU?


Peringatan Hari Pangan Sedunia(HPS) yang telah dilaksanakan pada tanggal 16-18 Oktober 2008. Agar Pesan yang ada dalam peringatan tersebut tetap tinggal dalam diri staf SATUNAMA dan sekaligus mempromosikan Biodiversity.

Divisi People Empowerment Program (PEP) berencana membuat t-shirt cantik
Apabila diantara temen-temen ada yang berminat, bisa ikut
memesan.

Spesifikasi pemesanan sbb :
1. Bentuk kaos “ oblong “ ( lengan pendek, tanpa kerah )
2. Ukuran sesuai kemauan pemesan ( S, M, L, XL )
3. Warna dasar kaos “ putih “
4. Harga / penggantian ongkos cetak Rp.20.000,- / buah
5. Gambar ; (buka di lembar attachment)
6. Batas waktu pemesanan ; Kamis – 18 Desember 2008
7. Sample ; lihat di PEP

For further information ; contact – Yani PEP , 085228827730
( 24 jam )


Thursday, December 11

berita lama


Tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya bahwa acara ini akan dihadiri oleh sekian banyak elemen masyarakat, paling tidak sebanyak demo di muka Gedung Agung tempo hari. Kali ini separuh jumlahnya saja tidak ada. Polisi yang berjaga sangat banyak, karena di sudut lain ada pendukung RUU Pornografi yang (menurut Mbak Anik) sudah berdemo sebelumnya di Tugu. Saya tidak tahu apakah ini memang desain acara atau bukan, tapi jujur saja saya merasa risih dengan beberapa pendukung acara yang bergaya preman braokan. Bahkan ketika ritual yang semestinya hening sekalipun mereka tetap braokan. Saya tidak cukup yakin apakah mereka mengerti betul esensi yang dibicarakan oleh rekan-rekan penggerak demo.

Sebelum memasuki pelataran DPRD saya sempat bertemu dengan pendukung RUU Pornografi, kebetulan beberapa rekan pers ada disana sedang melakukan wawancara. Menariknya secara random diwawancara mereka sudah punya wacana logis akan perlunya disahkan RUU Pornografi. Bertolak belakang dengan apa yang saya ungkapkan sebelumnya.

Agenda advokasi pelecehan rasial oleh Balkan Kaplele terhadap rekan kita Albert juga tidak terasa "greng" hingga mengerakan hati. Kebetulan sekilas saya melihat yang bersangkutan datang agak telat dan sudah keluar arena sebelum acara pembacaan sikap terhadap apa yang telah terjadi padanya.

Tanpa mengurangi rasa hormat atas apa yang sudah dilakukan oleh teman-teman YuK, demo kali ini rasanya tidak terdengar gaungnya. Semoga tindak lanjutnya bisa lebih baik dan mampu membatalkan RUU Pornografi.

Demikian sekilas info,

Reported
by Tampah

Tuesday, December 9

"Gue Paling Benci Orang yang Tidak Jujur”

Ada tiga sebab yang diyakini menjadi faktor pendorong seseorang melakukan korupsi Pertama: adanya tekanan. Tekanan yang dimaksud adalah tekanan pada permasalahan keuangan dan rasa gengsi Kedua: Ada kesempatan untuk melakukan. Sekecil apapun, jika ada peluang, koruptor pasti akan memanfaatkannya Ketiga: Adanya pembenaran: pembenaran atau rasionalisasi yang dimaksud adalah pelaku tindak pidana korupsi akan menyumbangkan sebagian hasil kejahatannya ke rumah ibadah atau lembaga sosial.

Ketiga hal tersebut diungkapkan oleh Abraham Benediktus Sitinjak, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Biak, selaku narasumber yang dihadirkan untuk memberi wawasan dalam kegiatan Training of Facilitator Pengawasan Anggaran- yang dilakukan di Hotel Intsia, Biak ( 9 Desember 2008)

Beliau memang baru bertugas selama empat bulan di Biak, namun gebrakan yang telah dilakukannya patut diacungi jempol. Dia begitu gigih mewacanakan anti korupsi melalui spanduk, dialog interaktif di Radio, maupun press release di media massa. Dia tetap bersemangat mengabdi walaupun hanya dibantu oleh 9 orang jaksa, dari idealnya 35 orang jaksa, dalam sebuah kabupaten.

Di dalam kegiatan ToF-Pengawasan anggaran, beliau menyampaikan tema “ Peran Kejaksaan Negeri dan Stakeholder memberantas korupsi “

Hal penting yang disampaikannya adalah tentang payung hukum bagi masyarakat, jika ingin melakukan kegiatan investigasi. Yaitu Pasal 41, UU 31,1999 tentang peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

Menurut beliau, kegiatan semacam ToF ini sangat penting, apalagi momentnya bersamaan dengan hari peringatan anti korupsi. Dalam pandangannya, jika memungkinkan kegiatan training seperti ini bisa dikembangkan juga di Kabupaten terdekat, misal Kabupaten Supiori, supaya lebih banyak orang yang paham anggaran.

Kegiatan RDC Papua dan Watch Papua di Biak diharapkan bisa lebih mudah dilaksanakan, karena pada tanggal 9 Agustus 2008 yang lalu , telah ditanda-tangani nota kesepakatan tentang pengawasan anggaran, oleh Kejaksaan, Dewan Adat Biak, Polisi dan Wakil-wakil Agama****

Monday, December 8

Ulang Tahun Sobat SATUNAMA

Seorang sahabat SATUNAMA yang ada di Merauke, Ir. Jago Bukit, Merayakan ulang tahunnya pada tanggal 6 Desember 2008, bertepatan dengan ulang tahun Yayasan Santo Antonius Merauke.

Ulang tahun dirayakan bertepatan dengan hari terakhir kegiatan ToF pengawasan anggaran bagi aktivis LSM di Merauke. Kejutan ini tidak diduga sama sekali oleh beliau, sehingga ketika kue ulang tahun muncul. Pak Jago Bukit, sempat terheran-heran. Acara dilanjutkan dengan potong kue ulang tahun yang disampaikan kepada Ibu Theresia Esy, Ibu Sisca, Pak Jojo, Edy dan teman-teman lainnya. Acara semakin meriah setelah ada acara bersulang bersama, menggunakan cangkir yang berisi teh manis.

Kami sampaikan selamat ulang tahun, Semoga tetap sehat, panjang umur dan selalu setia melayani masyarakat di Papua Selatan


Sunday, December 7

Pelatihan Pengawasan Anggaran di Merauke

Training Of Trainer

Masyarakat berhak terlibat dalam merencanakan serta mengawasi penggunaan anggaran dari APBD dengan dasar.

Pertama, Pajak dan restribusi yang sudah dibayar oleh masyarakat merupakan salah satu sumber penerimaan APBD, oleh karenanya penggunaannya harus dapat dipertanggung jawabkan pada masyarakat.

Kedua, sesuai hakekat dan fungsi anggaran, rakyat merupakan tujuan utama yang akan disejahterakan oleh Negara.

Ketiga, konstitusi pasal 23 UUD, dengan jelas dan tegas menyatakan bahwa rakyat berhak untuk ikut dalam penyusunan dan pengambilan keputusan anggaran. inilah peserta pelatihan TOF pengawasan anggaran di Merauke 2-6 Desember 2008