Saturday, November 22

Get Well Soon Koh Ahong


Mas Budi Susilo, Saya memanggilnya koh Ahong, karena kepalanya yang semi plontos dan kacamata bundarnya, saat ini dalam kondisi yang kurang sehat setelah memfasilitasi kegiatan " pra-Training of Facilitator Pengawasan Anggaran - aktivis perempuan,untuk program Resource Development Center di Papua.

Setelah mengelilingi Jayapura, Merauke dan Biak selama tiga minggu non stop sambil memberikan materi tentang pengawasan anggaran, rupanya membuat beliau kecapekan. Fisik yang drop ini membuat nyamuk dengan mudah menularkan virus malarianya.

Informasi terakhir yang saya dapatkan, beliau terdeteksi menderita malaria. hal ini diperkuat dengan pernyataan Bapak Isack Matarihi di Biak, mengenai gejala malaria, yaitu badan demam panas badan tinggi disertai dengan nyeri di sendi-sendi.

Get well soon koh ahong..

Friday, November 21

Corruption Eradication through media

taken from Laporan Tahunan KPK 2006



Kampanye publik untuk memberikan kesadaran anti korupsi , terus menerus di dukung oleh KPK. Saya membayangkan seandainya ada produsen kaos besar / distro yang berani mendesain kaos anti korupsi dan yang pesannya tegas seperti contoh gambar di atas, pasti KPK tertolong dalam mempromosikan kegiatan anti korupsi. syukur-syukur dari ke-44 Parpol peserta pemilu ikutan bikin.

Ide : Produksi kaos,gantung kunci, pembuka botol dan souvenir mantendengan tema antikorupsi dan dijual di Mall.

Hayo, siapa mau coba ?
(ed)

Thursday, November 20

Buktikan Merahmu di Radio SATUNAMA Yogyakarta



Radio SATUNAMA (AM 764 KHz ) akan mengadakan acara
temu pendengar, bazar UKM,
dan donor darah pada :

Hari
: Minggu 14 Desember 2008
Waktu : 08.00 - selesai
T
Tempat : Radio SATUNAMA- Jln. Sam
bisari No.99, Duwet, Sendangadi,Mlati, Sleman

Anda diundang hadir dan berpartisipasi dalam acara-acara tersebut. Khususnya donor darah. Silakan mendaftar di Radio SATUNAMA (0274- 869922) ext 400 & 401
di tunggu partisipasinya, Buktikan merah Darahmu !

Wednesday, November 19

Talk Show Filsafat

Ini ngomongin masalah filsafat,

Bapak Hardono Hadi,Phd, Kepala Divisi Capacity Building - SATUNAMA , telah kelar menerjemahkan buku filsafat berjudul The Story of Philosophy dan diterbitkan oleh Penerbit Kanisius-Yogyakarta. Untuk mensosialisasikannya akan diadakan kegiatan

Talk show The Story of Philosophy dan bedah buku

bertempat di Gramedia Yogyakarta, Sabtu, tgl. 22 Nov 2008 jam 16.00-17.30
dan di Gramedia Semarang, Jum'at tgl. 28 November 2008 jam 15.00,

Monggo-monggo datang dan menyaksikan

P. Hardono hadi, Penerjemah Buku The Story of Philosophy

Banyak Jalan Menuju SATUNAMA

Banyak yang masih bingung ataupun bertanya-tanya, dimana alamat kantor Yayasan Kesatuan Pelayanan Kerjasama (SATUNAMA). Terlebih setelah ada 2 papan petunjuk yang hilang yaitu di perempatan kronggahan dan pertigaan jembatan bangkrung.

Mau menjelaskan dengan kata-kata kok rasanya susah, lebih baik melihat peta ini dengan seksama.
atau kalau kurang jelas bisa cut and paste link ini :

http://www.freeimagehosting.net/uploads/dd78dd019a.jpg

Tuesday, October 21

World Food Day

HARI PANGAN SEDUNIA
DI PERINGATI DI GUNUNG KIDUL

Bertempat di kompleks Kantor Lurah Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, 16-18 Oktober 2008, SATUNAMA bersama dengan warga Desa Hargomulyo mengadakan sebuah kegiatan untuk memperingati Hari Pangan Sedunia. Tema yang diambil adalah Hamemayu Hayuning Bawana. (Pelestarian Alam dan Budaya Pertanian Organik Demi Terwujudnya Pangan, Iklim & Energi yang Sehat)
Peringatan ini dimaksudkan untuk mengkampanyekan kepada khalayak luas mengenai pentingnya penanganan terhadap permasalahan pangan yang saat ini mulai rawan. Salah satu penyebabnya adalah akibat dari masih tingginya ketergantungan Negara kita terhadap berbagai produk pertanian yang berbasis impor.




Tercatat beberapa perwakilan petani dari Kabupaten Sleman, Kulonprogo dan Gunungkidul turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil signifikan dari kegiatan ini adalah munculnya rumusan pernyataan sikap dan tuntutan petani guna mewujudkan ketahanan pangan.

Tekad tersebut diwujudkan dengan ditanda-tanganinya pernyataan sikap tersebut oleh para petani yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Butir-butir pernyataan sikap untuk mewujudkan kedaulatan pangan diwujudkan melalui
- Pengelolaan sumber-sumber produksi
- Pengembangan pola produksi
- Gerakan pola konsumsi
- Pengembangan pola distribusi
- Penguatan kelembagaan tani


Bupati Gunung Kidul- Suharto,S.H berdialog
dengan peserta pameran produk lokal dalam
peringatan HPS ke-28 di Kec.Gedangsari

Sementara itu, kesibukan di bagian luar diwarnai oleh pameran produk pertanian organik dari kelompok-kelompok tani dampingan SATUNAMA. Produk yang ditampilkan antara lain, benih padi lokal, makanan yang terbuat dari bahan lokal, minuman kesehatan tradisional.

Untuk memeriahkan acara, diadakan berbagai hiburan rakyat,seperti wayang kulit, campur sari, incling dan pemutaran film pada malam hari. Sedangkan lomba-lomba yang diadakan antara lain adalah lomba memasak menggunakan bahan pangan lokal, lomba benih lokal dan lomba untuk anak-anak.

Suasana di depan pintu masuk tidak kalah meriah, karena di sana tampak anak-anak sekolah dengan antusias membaca dan berdiskusi mengenai isi buku yang dibawa oleh Tim Perpustakaan Keliling untuk anak.

Banyak hal unik yang bisa ditemukan dalam kegiatan ini, antara lain pengunjung dapat melihat dan berdiskusi dengan petani mengenai benih-benih lokal yang saat ini mulai langka, Selain itu juga dapat ditemukan bibit-bibit tanaman seperti, cengkeh, manggis, kentang dan masih banyak lainnya.







Secara umum dapat dikatan bahwa peringatan Hari Pangan Sedunia atau World Food Day yang ke-28 berjalan sesuai dengan baik dan sesuai dengan rencana.

Hal penting yang perlu dicatat, dalam forum ini telah terjadi upaya yang mempertemukan antara petani dengan pembuat kebijakan. Hal seperti ini perlu terus menerus didorong, agar dalam setiap keputusan pemerintah mempunyai keberpihakan pada petani.

Selain itu juga perlu dipikirkan sebuah cara untuk mengajak kaum muda menjadi petani sebagai bagian dari proses pertanian yang berkelanjutan.

Embung Desa Beji

Peresmian Embung

Peresmian Embung di Dusun Bendo, Desa Beji, Kecamatan Ngawen ( 17/10/08)
tampak dalam gambar, Camat Ngawen, bersama dengan perwakilan dari The Asia Foundation, Lurah Beji dan Ketua Panitia


Hari Jumat, 17 Oktober 2008, Bertempat di Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, diadakan peresmian bangunan Embung ( Penangkap air). Pembuatan Embung di Wilayah ini adalah special activity Dalam program Nuturing Democracy through interfaith di Gunungkidul.

Gagasan pembangunan embung, muncul berdasarkan hasil identifikasi sebuah tim yang beranggotakan 13 orang (tim 13) terhadap berbagai permasalah yang ada di Desa Beji.

Selain digunakan untuk menampung air hujan, embung dengan lebar kurang lebih 2,5 m ini juga berfungsi sebagai jalan penghubung antar dua dusun, serta mempermudah akses warga Dusun Bendo ke pemakaman umum setempat.

Proses pembangunan dilakukan selama tiga bulan, dengan swadaya dari masyarakat dan program, masing-masing sebesar 16,9 juta dan 29,6 juta. (ed)
Papan informasi kegiatan pembuatan embung

Selain sebagai penangkap air, bangunan ini juga digunakan sebagai jalan penghubung antar dusun serta memudahkan akses warga menuju makam kampung.